Broken vow

duduklah disini bersamaku

Hai hujan, aku suka dirimu datang….

sudah lama aku tak bercerita untukmu, dan sekarang aku ingin menceritakan padamu “mengakhiri untuk memulai”

Kamu tentu masih ingat, terakhir dirimu datang untuk menyapaku di musim hujan tahun lalu. Saat itu aku bercerita padamu tentangnya. Dia bukan siapa-siapa, hanya teman. Dia juga tak pernah menganggapku lebih dari itu. Tapi aku, kamu tahu hujan, aku sudah cukup bahagia ketika dia bilang dia akan datang. Kamu menertawakanku waktu itu, aku pun begitu. Aku menertawakan diriku sendiri. Bahagiaku menutupi semua realita yang seharusnya kulihat. Kenyamanan saat bersamanya membuatku lupa bahwa aku dan dia hanya sekedar teman, tak lebih.

Kedatangannya menumbuhkan kembali harapanku. Harapan untuk bisa bertemu dengannya di musim hujan selanjutnya.

Hujan, kamu menertawakanku lagi.

Dia tak pernah menjanjikan apapun padaku. Sekali lagi, aku sendiri yang terlalu bahagia. Aku bahagia karena dia ada. Aku bahagia karena dia hadir. Aku bahagia karena dia.

Hujan, berjalan bersamanya dan melihatnya tersenyum, itu cukup buatku.

Dan Hujan, sekali lagi dirimu benar. Dia hanya datang saat itu saja. Mungkin aku takkan bertemu lagi di musim hujan tahun ini. Dia sudah pergi Hujan. Hahaha, rasanya aku ingin tertawa, menertawakan diriku untuk kesekian kalinya. Dia sudah pergi, wajar. Dia pergi tanpa kata. Tapi aku selalu menanyakan, kenapa???.

Kenapa dia datang saat aku telah berjanji dia takkan membuatku menangis didepanmu Hujan. Kenapa dia pergi dan membuatku mengkhianati janjiku sendiri. Kenapa???

Tapi, aku akan mengakhiri semuanya sekarang.

Tak ada yang lebih indah dari menjaga senyumnya…

Tak ada yang lebih indah dari kenangan bersamanya…

Tak ada yang lebih indah dari membiarkannya pergi untuk bahagia…

Tak ada yang lebih indah dari merelakannya untuk masa depannya…

Aku akan mengakhiri ceritaku untuk memulai cerita yang baru…

Dan aku yakin, membiarkan dia bahagia akan membuatku lebih bahagia.

Dan kenangannya akan selalu menemani bahagiaku…

Ahad, di sudut yang sama. Sudut yang selalu melihatmu.

Silahkan komentarnya ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s