Hanya (merasa) kalah !

Hai hujan, kapan kamu akan menemaniku kembali

Suara rintik (mu) selalu bisa membawa ketenangan tersendiri buatku

aku….sudah membersihkan diriku dengan air, tapi aku tak tau apakah hatiku juga bersih?(entahlah)

aku….sudah merunduk ke bumi, tapi aku tak tau sudikah bumi menjadi tempatku?(entahlah)

aku….sudah bersuara, tapi aku tak tahu sudikah langit membuka pintunya untukku?(entahlah)

aku….bahkan tak tau kenapa aku tak tau

aku….hanya (merasa) kalah!

aku….selalu yakin bahwa ada yang selalu melihat

aku….selalu yakin bahwa ada yang selalu mengasihi

aku….selalu yakin bahwa ada yang selalu mendengar

tapi aku….

aku….masih (merasa) kalah!

tapi aku….

aku….selalu dan selalu yakin, bahwa ada yang tak akan membiarkanku kalah

Dia tak akan membiarkanku kalah, bahkan hanya untuk merasa pun Dia tak akan biarkan

Ahad, masih di sudut yang sama, Tebuireng.

Silahkan komentarnya ^_^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s